Senin, 26 April 2010

persija gasak persiba


Disaksikan puluhan ribu The Jakmania yang memadati Stadion Gelora Bung Karno, Persija tampil kesetanan, pertandingan baru berjalan 5 menit Emallue Serge berhasil membawa Persija unggul dengan tendangannya merobek gawang I Made Wirawan.Hanya butuh waktu 2 menit kemudian untuk kembali menceploskan si kulit bundar ke gawang  team asal Kalimantan yang berjuluk Beruang Madu ini, kali ini oleh Aliyudin yang menggenapi koleksi golnya selama berkarier menjadi 100 gol.

Setelah 2 gol tersebut, permainan Persija semakin berkembang hampir sepanjang jalannya babak pertama Persija menguasai pertandingan, seperti pantauan dari Crew JO dari sector 23 beberapa kali peluang Aliyudin nyaris saja kembali merobek pertahanan Persiba Balikpapan, namun berkat kesigapan penjaga gawang I Made Wirawan peluang tersebut berhasil dimentahkannya.

5 menit sebelum jeda babak pertama berakhir Emalue Serge kembali membuktikan kapasitasnya sebagai striker yang patut diwaspadai oleh setiap bek lawan dengan mencetak gol untuk memperbesar keunggulan Persija menjadi 3-0.Memasuki babak kedua Persija justru tidak mengendurkan serangannya, tetapi semakin mempertajam seragannya itu terlihat dengan strategi yang dijalankan oleh coach Benny Dollo dengan pergantian pemain yang efektif dengan menarik Emalue Serge menggantinya dengan Musafri yang sama – sama berperan sebagai penggedor pertahanan lawan.

Dan pada menit ke 75 Firman Utina masuk menggantikan Agus Indra untuk lebih memberikan variasi serangan dan memberikan kesempatan kepada Firman Utina yang baru saja sembuh dari cederanya. Namun sayang hingga wasit Armando Pribadi meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor tetap tidak berubah 3-0 untuk keunggulan Persija.

Dalam sesi konfrensi pers yang juga dihadiri oleh Crew JO seusai pertandingan dari pihak Persiba meyatakan teamnya terkejut dengan serangan – serangan yang dilancarkan oleh Persija pada awal – awal babak pertama hingga Persiba seperti kehilangan ritme permainannya sendiri, dan hal tersebut sudah berusaha diperbaiki dibabak kedua namun tidak berhasil untuk mengimbangi permainan Persija yang memang bermain bagus sore itu.(Zni-JO)

Selasa, 20 April 2010

Pecundangi Persikab Bandung, Persija Juara Group B


Persija Jakarta menutup partai terakhir di group B dengan manis setelah mempermalukan team dari Bandung, Persikab dengan skor telak 4-1, berdasarkan laporan dari Crew JO yang berada di stadion Surajaya Lamongan dan informasi dari Bung Ferry (Assisten Manager Persija) gol Persija diciptakan oleh Aliyudin (2 Gol) dan Ismed Sofyan (1 Gol) semuanya di babak ke-1 sementara di babak ke-2 M.Ilham menutup Pesta Gol Persija dengan golnya di menit ke-71, sayang di menit-menit akhir Persija lengah dan akhirnya Persikab bandung bisa mencetak gol tunggalnya di partai ini akibat kelengahan salah satu pemain Persija yang telat dalam menutup pergerakan pemain Persikab Bandung.

BP sendiri dalam partai ini walaupun tidak mencetak gol namun berkat assistnya kepada Aliyudin dapat tercipta gol pertama dan akibat ganjalan pemain Persikab Pandung kepada BP didepan kotak penalty juga berbuah gol ke-2 Persija oleh tendangan bebas Ismed sofyan yang langsung mengarah ke arah gawang Persikab Bandung sehingga Persija bisa terus menambah pundi-pundi golnya di babak pertama dimana Persija terus mengepung pertahanan Persikab Bandung yang memaksa bermain setengah lapangan.
Hasil ini menjadikan Persija menjadi juara Group B dengan nilai 7 hasil sekali seri dan 2 kali menang karena pada pertandingan sebelumnya, Team Persela Lamongan yang juga mempunyai nilai 7 hanya menang 2-1 atas Persiba Bantul sehingga Persija Jakarta unggul point selisih gol dari Persela yang menempati posisi Runner-up Group B mendampingi Persija Jakarta ke babak 16 Besar tournament Piala Indonesia 2010.


sumber: JO

Senin, 12 April 2010

Jakmania Goes To Lamongan

The Jakmania sebagai supporter Persija yang dikenal selalu setia hadir di hampir seluruh pertandingan Persija akan kembali menggelar tour tandangnya ke kota Lamongan, Jawa Timur untuk memberikan dukungan sekaligus menemani team Persija Jakarta berlaga di group B ajang Piala Indonesia 2010 selama kurang lebih 1 Minggu yang nantinya untuk teknis pemberangkatan akan dibagi menjadi 2 rombongan besar sebagai berikut :

Rombongan 1 :
Berangkat hari Kamis 15 April 2010
Berkumpul di Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat Pukul 10.00

Biaya Rp. 120,000.- (Anggota) / Rp. 160,000.- (Non Anggota)
Fasilitas : Tiket Kereta PP dan Tiket untuk 3 Pertandingan (Vs Persela, Persiba & Persikab)

Rombongan 2 :
Berangkat hari Sabtu 17 April 2010
Berkumpul di Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat Pukul 10.00

Biaya Rp. 100,000.- (Anggota) / Rp. 140,000.- (Non Anggota)
Fasilitas : Tiket Kereta PP dan Tiket untuk 2 Pertandingan (Vs Persiba & Persikab)

Pendaftaran Sudah bisa dilakukan di Korwil Terdekat Masing-Masing Wilayah atau di Sekretariat Pusat Jakmania di Stadion Lebak Bulus dan untuk Koordinator Tour Kali ini adalah Sdr. Boyke dari Korwil Cikini.(JO)

Persija Kamu Tak Kan Pernah Sendiri..





the jakmania tangerang slalu mendukung mu..
the jakarawaci tangerang go to lamongan..

THE JAKMANIA SIAP BERDAMAI DENGAN VIKING DAN BONEK

Kelompok suporter Persija ini siap berdamai dengan seteru abadi.
Suporter Persija Jakarta The Jakmania menegaskan, siap menggalang kelompok suporter di seluruh Indonesia untuk bergerak menumbangkan rezim Nurdin Halid di PSSI yang dianggap tidak membawa perubahan dalam persepakbolaan nasional.

Bahkan, Jakmania siap menjalin perdamaian dengan dua kelompok suporter besar lainnya, yakni fans Persib Bandung Viking, serta Bonekmania [Persebaya Surabaya]. Selama ini, Jakmania dikenal tidak mempunyai hubungan harmonis dengan kedua kelompok suporter tersebut.

Ketua Umum The Jakmania Danang Ismartani, mengatakan, pihaknya sengaja melakukan aksi unjuk rasa pada hari ini semata untuk memajukan persepakbolaan di tanah air yang cenderung mengalami penurunan.

“Jakmania siap berkoordinasi dengan Viking dan Bonek demi kemajuan sepakbola nasional. Kami para suporter di Indonesia hanya mempunyai satu tujuan, menggulingkan Nurdin Halid dari jabatannya, dan mereformasi PSSI tanpa harus menunggu kongres tahun depan,” tegas Danang.

Ditambahkan, koordinasi antarsuporter memang belum dilakukan saat ini. Namun Danang menyatakan dalam waktu dekat akan segera melakukan koordinasi dengan suporter lain. Danang merasa yakin bila suporter seluruh Indonesia bergabung, maka Nurdin Halid akan bisa didongkel dari jabatannya.

Kite semue bersodare..
Hilangkan ke egoisan dan gengsi..

Selasa, 06 April 2010

Persija Kurang "Aggressive"

Team Persija kembali menuai hasil yang mengecewakan buat para supporternya akibat kekalahan 0-1 dari tuan rumah PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharudin Nasution Pekanbaru pada Kamis sore ini (8/4). Gol PSPS diciptakan oleh Striker Dzumafo Epandi di menit ke –64 melalui tendangan bebas yang gagal diantisipasi oleh kiper Roni Tri.
Persija sebenarnya tampak menguasai bola pada babak ke-1 namun minimnya serangan yang dibangun memaksa hasil imbang pada babak pertama ini bahkan setelah dimasukkannya Bambang Pamungkas menggantikan Emalue Serge tetap tidak bisa menciptakan peluang-peluang berbahaya di gawang PSPS, bahkan dibabak ke-2 Persija terlihat kurang agressive dalam melakukan serangan-serangannya sehingga skor tidak berubah 1-0 untuk kemenangan tuan rumah. 
Hasil ini menjadikan Persija tetap berkutat diposisi tengah ISL dengan nilai 37 pada klasemen sementara ISL 2009/2010 sementara hasil ini mendongkrak posisi PSPS naik 1 peringkat ke posisi 7 menggeser Persiwa Wamena. Patut dipertanyakan kinerja Pelatih Persija dibawah kepeminpinan Bendol cs yang akhir-akhir ini hanya menghasilkan hasil seri dan kekalahan di beberapa pertandingan Persija.
Masih Mampukah Anda Melatih Persija, Bendol ? (JO)

Senin, 05 April 2010

Sejarah The Jakmania

The Jakmania berdiri sejak Ligina IV, tepatnya 19 Desember 1997. Markas dan sekretariat The Jakmania berada di Stadion Menteng. Setiap Selasa dan Jumat merupakan rutinitas The Jakmania baik itu pengurus maupun anggota untuk melakukan kegiatan kumpul bersama membahas perkembangan The Jakmania serta laporan-laporan dari setiap bidang kepengurusan. Tidak lupa juga melakukan pendaftaran bagi anggota baru dalam rutinitas tersebut. Ide ini muncul dari Diza Rasyid Ali, manajer Persija waktu itu. Ide ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Sebagai pembina Persija, memang Bang Yos (sapaan akrabnya)sangat menyukai sepakbola. Ia ingin sekali membangkitkan kembali sepakbola Jakarta yang telah lama hilang baik itu tim maupun pendukung atau suporter.

Pada awalnya, anggota The Jakmania hanya sekitar 100 orang, dengan pengurus sebanyak 40 orang. Ketika dibentuk, dipilihlah figur yang dikenal di mata masyarakat. Gugun Gondrong merupakan sosok paling ideal disaat itu. Meski dari kalangan selebritis, Gugun tidak ingin diberlakukan berlebihan. Ia ingin merasa sama dengan yang lain.

Pengurus The Jakmania waktu itu akhirnya membuat lambang sebuah tangan dengan jari berbentuk huruf J. Ide ini berasal dari Edi Supatmo, yang waktu itu menjadi Humas Persija. Hingga sekarang, lambang itu masih dipertahankan dan selalu diperagakan sebagai simbol jati diri Jakmania.

Seiring dengan habisnya masa pengurusan, Gugun digantikan Ir. T. Ferry Indrasjarief. Ia lebih akrab disapa Bung Ferry. Masa tugas Bung Ferry adalah periode 1999-2001 dan kembali dipercaya untuk memimpin The Jakmania periode 2001-2003, 2003-2005.

Lelaki tinggi, tampan dan sarjana lulusan ITI Serpong inilah yang memimpin The Jakmania hingga 3 periode. Dibawah kepemimpinan Bung Ferry yang juga pernah menjadi anggota suporter Commandos Pelita Jaya, The Jakmania terus menggeliat. Organisasi The Jakmania ditata dengan matang. Maklum, Bung Ferry memang dibesarkan oleh kegiatan organisasi. Awalnya, sangat sulit mengajak warga Jakarta untuk mau bergabung.

Beruntung, pengurus menemukan momentum jitu. Saat tim nasional Indonesia berlaga pada Pra Piala Asia, mereka menyebarkan formulir di luar stadion. Dengan makin banyaknya anggota yang mendaftar sekitar 7200 anggota, dibentuklah Kordinator Wilayah (Korwil).

Dan sampai pendaftaran terakhir saat ini terdapat lebih dari 30.000 anggota dari 50 Korwil. Setelah diadakan Pemilihan Umum Raya 2005, untuk memilih Ketua Umum yang baru, akhirnya terpilihlah Ketua Umum Baru periode 2005-2007 yaitu Sdr. Hanandiyo Ismayani atau yang bisa dipanggil dengan Bung Danang.
Search